Rahasia Xamthone Plus menyembuhkan penyakit jantung !
Seperti diketahui, Xamthone Plus yang merupakan ekstrak kulit manggis ini telah banyak sekali menunjukkan kehebatannya meyembuhkan banyak penyakit. Kehebatan kulit manggis tersebut tidak luput dari perhatian peneliti di Indonesia.
Menurut Dr Agung Endro Nugroho, MSi. Apt, kulit manggis mengandung 50 senyawa xanthone. Xanthone merupakan bioflavonoid yang bersifat antioksidan, antibakteri, antialergi, antitumor, antihistamin, dan antiinflamasi. Molekul biologi aktif ini memiliki struktur cincin 6 karbon dengan kerangka karbon rangkap, sehingga sangat stabil.

Struktur Xanthone
Di alam ada 200 jenis xanthone. Sejumlah 50 di antaranya ditemukan di kulit manggis. Yang paling banyak memiliki efek farmakologis adalah alfamangostin, betamangostin, dan garcinon-E. Pemeran utama penumpas sel kanker ialah alfamangostin dan garcinon-E. Keduanya menghambat proliferasi sel kanker dengan mengaktivasi enzim kaspase 3 dan 9, yang memicu apoptosis atau program bunuh diri sel kanker.
Alfamangostin juga mengaktifkan sistem kekebalan tubuh dengan merangsang sel pembunuh alami yang bertugas membunuh sel kanker dan virus. Mangostin bersama dengan gammamangostin berperan sebagai antioksidan yang sanggup mencegah aktivitas HIV-1. Kekebalan tubuh meningkat berkat antioksidan itu, maka virus penyebab HIV/AIDS pun terhambat perkembangannya. Xanthone pada kulit manggis memiliki antioksidan tingkat tinggi. Kandungan antioksidan kulit manggis 66,7 kali wortel dan 8,3 kali kulit jeruk. Sebagai antioksidan, xanthone memiliki gugus hidroksida yang efektif mengikat radikal bebas penyebab rusaknya sel tubuh. Istimewanya, nilai gugus hidroksida pada xanthone sangat besar, 17.000-20.000, Padahal nilai oxygen radical ansorbance capacity (ORAC) sumber antioksidan lain, misal anggur, hanya 1.100.
Bagi penderita penyakit jantung, temuan manfaat farmakologis kulit buah manggis bagaikan munculnya secercah cahaya di kegelapan. Betapa tidak, penyakit jantung yang memerlukan biaya relatif mahal jika ditanggulangi secara kedokteran modern, ternyata dapat diatasi oleh kulit buah manggis. Hasil penelitian Dachriyanus dari jurusan Farmasi Universitas Andalas menunjukkan, ekstrak kulit buah manggis menurunkan kadar kolesterol mencit pada berbagai dosis. Penyebabnya, alfamangostin meningkatkan aktivitas enzim lipoprotein lipase untuk menghidrolisis low density lipoprotein menjadi asam lemak dan gliserol. Kadar LDL turun, HDL meningkat. Selain itu, pembuluh darah pun kian lentur.
Sebagai antioksidan tingkat tinggi, xanthone dari kulit manggis meningkatkan daya tahan tubuh, mengontrol serangan penyakit degeneratif, seperti artritis, osteoartristis, aterosklerosis, trombosis, dan hipertensi. Sebagai buah yang mengandung senyawa antialergi, kulit buah manggis cocok untuk menangkal aneka alergi. Tercatat pula diabetes mellitus, parkinson, alzheimer, migrain, depresi sebagai penyakit yang dapat ditanggulangi oleh kulit buah manggis.
Manfaat farmakologi kulit buah manggis tampak terlalu banyak ya? Jadi, sekarang Anda tambah paham mengapa Xamthone Plus begitu hebat mengobati banyak penyakit




